Saturday, 29 June 2013

Pertempuran sengit TNI Vs PKI Muso berebut kilang minyak Cepu

Pertempuran sengit TNI Vs PKI Muso berebut kilang minyak Cepu


Pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Masyarakat menjerit karena takut biaya kebutuhan pokok akan ikut merangkak naik. Di sejumlah pasar, harga-harga sudah naik 10-25 persen.

BBM memang salah satu kebutuhan vital. Bukan hanya bagi rakyat, BBM juga sangat dibutuhkan dalam operasional militer. Karena itu dalam setiap perang, pertempuran memperebutkan sebuah kilang minyak selalu berlangsung heroik.

Ceritanya tahun 1948, Partai Komunis Indonesia (PKI) di bawah kepemimpinan Muso memberontak pada Republik Indonesia dan duet Soekarno-Hatta. Pemberontakan ini juga diikuti oleh batalyon-batalyon TNI dan laskar rakyat yang kecewa dengan kebijakan Wapres sekaligus Menteri Pertahanan Mohammad Hatta. Hatta mengurangi jumlah personel TNI yang dinilai terlalu banyak. Hatta ingin membentuk TNI yang profesional. Apalagi saat itu perekonomian Indonesia morat-marit karena Agresi Militer Belanda I.

Bayangkan saat itu ada satu Batalyon yang hanya punya 30 pucuk senjata, tapi anggotanya ada 300 orang. Atau ada seorang Panglima Laut yang markasnya malah di hutan belantara. Jumlah laskar lebih banyak lagi. Disipilin mereka kurang dan kerap bentrok dengan TNI reguler. 

Salah satu pasukan yang ikut memberontak adalah Laskar Minyak di Cepu, Jawa Tengah. Sesuai namanya, mereka bertugas mempertahankan Blok Minyak Cepu dari serangan Belanda. Tapi kemudian mereka menyerang markas TNI di Cepu tanggal 27 September 1948. 

Serangan berlangsung dahsyat. TNI terdesak dan meminta bantuan dari Divisi Siliwangi yang sudah menghancurkan kekuatan-kekuatan PKI di Madiun.

Perintah untuk merebut Cepu datang langsung dari Menhan Mohammad Hatta. Kolonel Hidayat dari Markas Angkatan Perang RI terbang naik pesawat Cureng milik AURI ke Maospati Magetan. Hidayat membawa surat untuk Mayor Daeng. Isinya tegas, Batalyon Daeng ditugaskan ke utara merebut Cepu. Kondisi perjuangan sangat membutuhkan BBM dari kilang minyak Cepu.

Jalannya pertempuran ini dikisahkan Letjen (Purn) Himawan Soetanto dalam buku Perintah Presiden Soekarno: Rebut Kembali Madiun, terbitan Pustaka Sinar Harapan. Saat itu Himawan masih berpangkat letnan.

Pertempuran di Cepu berlangsung sengit. Selama delapan hari, Blok Minyak Cepu berganti tangan empat kali! Awalnya TNI berhasil merebut, tapi PKI merebut lagi, begitu berkali-kali. Di siang hari TNI memegang kendali, di malam hari Laskar Minyak yang mengambil alih kendali Cepu.

Tanggal 4 Oktober 1948, Laskar Minyak ditambah 1 Batalyon dari Brigade 6 Soegiarto mengadakan serangan balik. Serangan dahsyat itu berhasil merebut sebagian Kota dan Blok Cepu. Batalyon TNI di bawah Mayor Soedono terdesak.

TNI terbantu Batalyon Daeng yang datang dari Selatan. Mereka memukul balik Laskar Minyak keluar dari Cepu. Sebelum lari, Laskar Minyak membakar kilang minyak dan merusak bangunan-bangunan untuk menghalangi pengejaran.

Pasukan TNI berhasil merebut Cepu dan Kilang Minyak tanggal 8 Oktober. Saat merazia rumah-rumah penduduk di Cepu, mereka terkejut karena hampir setiap rumah ditemukan tanda-tanda bekas digunakan pemberontak PKI. 

Pertempuran di Cepu merupakan salah satu yang tersulit. Selanjutnya Batalyon Kemal Idris dan Batalyon Daeng tak mengalami perlawanan berarti saat merebut Blora secara keseluruhan.

Tak lama kemudian, seluruh pemberontakan PKI dipadamkan. Muso tertembak dalam pengejaran.

Inilah Daftar Asupan Perusak Kecantikan Kulit

Inilah Daftar Asupan Perusak Kecantikan Kulit
Kulit merupakan bagian tubuh yang sangat penting bagi seorang manusia. Keindahan penampilan tak hanya sebatas pakaian dan aksesoris, namun kesehatan kulit selalu menjadi perhatian, yang tentunya berhubungan dnegan asupan yang kita konsumsi.
Dilansir dari Healthmeup.com, makanan-makanan yang masuk kedalam tubuh tak selamanya memberikan manfaat positif bagi kulit. Karena itulah penting untuk mengetahui makanan yang berbahaya bagi kulit, diantaranya:
1. Makanan yang mengganggu keseimbangan air
Dehidrasi meyebabkan kulit kering. Efek samping dari kulit kering yaitu munculnya kerutan. Keringnya sel-sel kulit mati juga bisa menyebabkan jerawat.
2. Makanan dengan kandungan garam berlebih
Kandungan garam yang berlebih dalam tubuh dapat menahan cairan dan menyebabkan pembengkakan pada kulit. Garam meja, acar, dan produk makanan kaleng adalah beberapa makanan yang mengandung garam berlebih.
3. Makanan dengan kandungan kafein berlebih
Kafein diketahui dapat meningkatkan produksi kortisol dalam tubuh dan meningkatkan proses penuaan yang ditandai adanya penipisan pada kulit. Selain itu, kafein juga bisa meningkatkan risiko dehidrasi. Maka dari itu sebaiknya kurangilah konsumsi teh, kopi, minuman soda dan cokelat.
4. Alkohol
Alkohol dapat menghambat sekresi hormon anti-Diuretik sehingga mengakibatkan dehidrasi. Selain itu alkohol juga menyebabkan vasodilatasi yang membuat kulit mengelupas. Menurut American Academy of Dermatology, vasodilatasi juga menjadi penyebab kulit bersisik.
5. Makanan yang mengandung banyak gula
Makanan dengan kandungan gula berlebih menyebabkan kadar gula darah meningkat. Sekresi insulin dan androgen pun meningkat hingga menyebabkan sel kulit mati. Sel kulit mati inilah yang cenderung menimbulkan jerawat.
6. Makanan Olahan

Makanan olahan seperti tepung halus, buah-buahan kaleng, dan jus dalam kemasan dapat meningkatkan kadar gula. Makanan tersebut juga megandung sodium dan garam yang tinggi. Selain itu, yang terpenting, nutrisi yang penting bagi kesehatan kulit sudah berkurang jumlahnya dalam produk makanan olahan.

Benarkah Bulu yang Dicukur Akan Tumbuh Makin Lebat?

Benarkah Bulu yang Dicukur Akan Tumbuh Makin Lebat?


Banyak orang takut mencukur bulu karena khawatir akan tumbuh lebih panjang dan lebat. Tapi apakah ini ilmiah atau sekadar mitos? 

Pakar kecantikan dari Klinik Kecantikan Dokter Novi, dr. Novita Syam menjelaskan, pada dasarnya mencukur bulu kaki tidak ada kaitannya dengan  pertumbuhan bulu yang semakin lebat dan panjang. 

Dokter Novi menjelaskan, bulu tumbuh di bawah kulit yang disebut folikel. Jika bulu dicukur maka yang terpangkas hanyalah bagian luarnya saja. “Selama tidak ada kerusakan pada bagian folikel, maka aktivitas tumbuh bulu akan tetap seperti biasa, dengan ukuran yang sama,” ujarnya.

Lalu, mengapa bulu-bulu yang dicukur terlihat tumbuh lebat dan terasa lebih kasar?

Menurutnya, bulu yang dicukur hanya kehilangan ujungnya saja, yang biasanya lebih halus. Sementara pangkalnya (bagian akar) tetap ada di dalam folikel dan akan terus tumbuh menjadi bulu yang sama. 

“Kalau kemudian ada kesan bulu tumbuh lebih kasar dan lebat setelah bercukur, itu karena bagian ujungnya yang halus sudah terpangkas,” ungkap dr. Novi. 

Ia menegaskan, mencukur bulu tidak akan mempengaruhi pertumbuhan bulu. 

Jika secara genetik seseorang memiliki bulu lebih halus, maka setelah dicukur pun ukuran dan jumlah bulu yang tumbuh tetap sama. Demikian juga sebaliknya.

Banyak cara bisa dilakukan untuk menghilangkan bulu-bulu yang tidak diinginkan dalam tubuh. Selain bercukur, dapat juga menempuh waxing, penghilangan bulu dengan teknik laser, atau mencabut bulu. 

Pada prinsipnya, cara-cara menghilangkan bulu tersebut sama saja. 

Hanya saja, pada saat melakukan waxing, bulu terpangkas hingga ujung atau pangkalnya yang berada di bawah kulit. Sehingga, pada saat folikel kembali memproduksi bulu, yang tumbuh adalah bulu baru. 

Menurut dr. Novi, menghilangkan bulu dengan teknik laser hasilnya lebih maksimal dan tidak menimbulkan rasa sakit seperti waxing. Penghilangan bulu dengan teknik laser ini harus dilakukan di klinik resmi dan ditangani dokter ahli.

Mana yang Lebih Aman, Jalan Kaki atau Lari?

Mana yang Lebih Aman, Jalan Kaki atau Lari?

Jalan kaki adalah olahraga termurah dan paling mudah dilakukan dari semua jenis olahraga. Selain jalan kaki, olahraga lari juga menjadi alternatif lain bagi orang-orang yang enggan melakukan olahraga berat, sehingga kedua latihan ini masih menjadi pilihan utama bagi banyak kalangan.
Meskipun terkesan ringan dan santai, jalan kaki ternyata bisa menjadi aktivitas yang menyehatkan. Dengan berjalan, Anda bisa mencegah kolesterol yang terakumulasi dalam tubuh dengan cara meningkatkan asupan oksigen dan memfasilitasi sirkulasi darah.
Berjalan juga dapat memperkuat tulang dan otot, karena gerakan berjalan memerlukan lebih dari 600 otot dan 200 tulang yang bekerja.
Tak hanya itu, aktif berjalan kaki dan lari juga membantu mengurangi timbunan lemak di tubuh serta mengurangi risiko penyakit degeneratif akibat bertambahnya usia.
Namun beberapa pakar menyebutkan bahwa jalan kaki dinilai lebih aman dibandingan dengan lari, terutama bagi orang-orang yang mengalami masalah kesehatan tertentu. Mengapa demikian? berikut alasannya seperti dikutip mothernature network.
Aman bagi Otot
Baik jalan kaki maupun lari dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan. Namun beberapa pakar menganggap bahwa jalan kaki lebih aman bagi jaringan otot ketimbang lari. Pasalnya, jika asupan karbohidrat saat berlari tidak memadai maka bisa mangakibatkan katabolisme otot atau penyusutan otot. Biasanya hal ini terjadi pada lari jarak jauh seperti marathon.
Aman bagi Jantung
Orang-orang yang memiliki kondisi jantung lemah biasanya tidak dianjurkan untuk melakukan olahraga lari, karena olahraga lari terlalu berat bagi penedrita sakit jantung.
Beberapa dokter masih merekomendasikan olahraga ini namun tergantung dari tingkat keparahan penyakit jantung yang diderita. Jalan kaki adalah olahraga yang paling aman bagi penderita jantung, yang memiliki manfaat sama besarnya seperti berlari, yakni melancarkan peredaran darah, menurunkan kolesterol dan mencegah penyumbatan pembuluh darah.
Aman bagi Persendian
Tentu saja jalan kaki adalah olahraga yang lebih ‘bersahabat’ bagi persendian, karena lebih minim benturan pada persendian. Berlari dapat memberikan tekanan yang lebih berat pada pergelangan kaki, lutut, pinggang dan persendian lain saat kaki menghentak ke tanah. Tentu ini bisa menjadi risiko tersendiri terutama bagi orang-orang yang mengalami osteoporosis dan osteoarthritis.
Tip Sehat Berjalan Kaki
Meski terkesan sepele, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan saat berjalan kaki, di antaranya:
  • Kenakan sepatu yang sesuai. Memiliki bantalan fleksibel dan kuat untuk menopang keseimbangan tubuh
  • Kenakan jaket atau baju berwarna terang agar pengguna jalan lainnya bisa melihat Anda
  • Pandangan lurus ke depan bukan ke atas atau ke bawah
  • Posisi leher netral, tidak menunduk atau menengadah. Selaraskan dengan pandangan mata lurus ke depan agar tidak mengalami nyeri leher.
  • Mulailah berjalan dengan mendaratkan tumit ke tanah terlebih dahulu
  • Bahu rileks dan tidak membungkuk. Tekuk siku membentuk sudut 90 derajat dan ayunkan ke pusat tubuh selama berjalan. Cara ini akan melibatkan lebih banyak otot dan membakar kalori lebih banyak
  • Usahakan agar tubuh berdiri sejajar sehingga otot punggung dan bokong Anda bekerja maksimal dan menghasilkan pembakaran kalori lebih banyak
  • Posisi dada sedikit terangkat sehingga bisa menarik napas panjang, memperluas otot perut dan cobalah bernapas seirama dengan langkah
  • Saat mengambil rute menanjak condongkan tubuh sedikit ke depan untuk mengurangi beban pada persendian. Sebaliknya, jika menemukan track menurun, condongkan tubuh ke belakang
  • Jika ingin membakar lemak lebih banyak, tambah kecepatan langkah kaki Anda selama satu menit. Lalu, kembalilah ke kecepatan biasa selama dua menit untuk pemulihan. Ulangi sesering yang Anda bisa dan selama mungkin Anda inginkan. Variasi interval dan tenaga yang dikeluarkan pada tahap ini secara dramatis akan meningkatkan jumlah lemak yang terbakar.
  • Jangan lupa membawa air mineral agar tubuh tidak dehidrasi saat berjalan kaki
Meski jalan kaki lebih aman daripada berlari, namun bukan berarti olahraga lari tidak boleh dilakukan. Jalan kaki adalah pilihan olahraga yang aman bagi mereka yang mengalami gangguan kesehatan atau yang sudah berusia lanjut dan ingin aktif secara fisik.

Jika Anda tidak mengalami gangguan kesehatan tertentu, baik jalan kaki maupun lari dapat memberikan manfaat yang sama besarnya bagi kesehatan. So, let’s walk and run! (dan)

GEJALA KAKI INGIN DIGOYANGKAN SETIAP MAU TIDUR

GEJALA KAKI INGIN DIGOYANGKAN SETIAP MAU TIDUR
Setiap malam saat mau tidur, setelah kurang lebih 10 menit berbaring di kasur, kaki saya seakan-akan ada dorongan untuk harus bergerak terus (digoyang-goyangkan). Jika kaki diam 10 detik saja, langsung terasa lagi keinginan itu dan rasanya harus digerakkan. Kalau dibiarkan, saya akan kepikiran terus dan jadi susah tidur. Kira-kira apa penyebabnya ya? Adakah solusi untuk menghentikannya?

Dorongan untuk menggerakkan kaki yang sering Anda alami ketika Anda mencoba untuk tidur, kemungkinan merupakan gejala dari RLS (Restless Legs Syndrome). RLS adalah kondisi yang digambarkan sebagai dorongan tak tertahankan untuk menggerakan anggota tubuh, untuk menghentikan sensasi tidak nyaman atau ganjil yang dirasakan. Selain kaki, dapat pula menjangkiti tangan dan dada. Kebanyakan orang merasakan gejalanya berkurang saat siang hari dan lebih kuat di malam hari, khususnya selama awal tidur.

Penderita sindrom kaki gelisah menggambarkan adanya perasaan baik terbakar, menggelitik, atau sensasi gatal pada otot. Kemudian mereka akan memindahkan bagian tubuh tersebut untuk membebaskan mereka dari perasaan tidak nyaman. RLS juga dikenal sebagai Sindrom Wittmaack-Eckbom, dan kadang-kadang juga disebut juga Nocturnal myoclonus.

Penyebab utamanya adalah anemia defisiensi besi atau warisan genetik. Selain itu juga ditemukan pada ibu hamil, mereka yang obesitas, dan perokok. Beberapa penyakit lain yang dapat menimbulkan gejala seperti ini antara lain polineuropati, penyakit hormonal, parkinson, diabetes, rheumatoid arthritis, gagal ginjal, dan kerusakan saraf. Asupan obat-obatan, kafein, alkohol, beberapa anti-depresi juga dapat menyebabkan sindrom kaki gelisah.

Pengobatan sindrom kaki gelisah diarahkan kepada penyakit yang mendasarinya, jika diketahui. Untuk kasus ringan, cukup dengan perubahan gaya hidup, misalnya menghindari merokok dan minum alkohol. Menjalani kebiasaan tidur yang baik adalah cara yang baik untuk menangani RLS. Melakukan kegiatan fisik yang tidak terlalu berat juga dianjurkan. Melakukan hal-hal yang mengalihkan perhatian Anda dan menjaga pikiran Anda dari sensasi mengerikan adalah metode lain.

dr. Margareta AmaliaAda kegiatan tertentu yang membebaskan kita dari perasaan tidak nyaman untuk waktu yang singkat dan memberikan bantuan sementara. Kegiatan ini meliputi berjalan dan meregangkan tubuh, mandi, memijat anggota badan yang terkena. Cobalah mendengarkan musik atau memecahkan teka-teki silang.

Bila semakin mengganggu sebaiknya lakukan pemeriksaan dengan dokter spesialis syaraf untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Hati-hati, Penyakit Umum Juga Bisa Sebabkan Kematian!

Hati-hati, Penyakit Umum Juga Bisa Sebabkan Kematian!

Tahukah Anda bahwa penyakit-penyakit yang umum terjadi sehari-hari dan Anda anggap ringan seperti demam dan flu bisa mengakibatkan kematian?
Sebaiknya Anda harus bisa menyadari, bahwa penyakit umum dulunya adalah sebuah penyakit yang berbahaya pada masa lalu, dan karena sekarang telah ada obatnya, penyakit itu menjadi umum bagi kita. Walaupun kini sudah tersedia obatnya, jika tidak ditangani dengan cepat, tetap akan berakibat fatal bahkan bisa menyebabkan kematian.
Berikut beberapa penyakit umum yang bisa mengakibatkan kematian seperti yang dilansir dariboldsky.com :
Demam tinggi
Demam tinggi bisa disebabkan segala macam virus. Salah satu demam yang paling berbahaya disebabkan oleh malaria dan jika tidak cepat ditangani akan menyebabkan kematian bagi si penderita. Bahkan virus demam biasa pun jika sampai menyerang otak juga dapat menyebabkan kematian. Itulah sebabnya suhu tubuh perlu dikontrol secara rutin ketika Anda menderita demam, dan segeralah berobat ke dokter.
Keracunan makanan
Di Indonesia sendiri kasus keracunan makanan sudah banyak sepanjang tahun 2013 ini. Keracunan makanan pada dasarnya disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, atau racun dari bahan kimia yang terdapat pada makanan. Keracunan makanan dapat menyebabkan muntah-muntah, badan terasa lemas, dan jika tidak cepat ditangani akan berakibat fatal bahkan menyebabkan kematian.
Influenza
Saat virus flu menyerang paru-paru Anda maka akan disebut influenza. Pada stadium akhir, paru-paru Anda akan terisi dahak yang mengakibatkan batuk. Virus flu bermutasi setiap tahun, dan jika obat yang ada tidak dapat menyembuhkan bisa mengakibatkan dampak yang lebih buruk hingga kematian. Virus flu babi dan flu burung atau H1N1 dan H5N1 adalah beberapa virus influenza mematikan yang nyata terjadi saat ini.
Diabetes
Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling serius di abad ini. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak pun tak luput dari penyakit diabetes. Bahkan, jumlah kasusnya di Indonesia naik sampai 500% dalam 3 tahun terakhir. Penyakit ini tidak langsung menyebabkan kematian tapi komplikasi yang dihasilkan dari diabetes bisa menurunkan kualitas hidup seseorang hingga berakhir dengan kematian.
Jaundice (penyakit kuning)
Penyakit kuning adalah penyakit hati dimana bilirubin (senyawa pigmen berwarna kuning) dalam darah Anda meningkat sehingga mengakibatkan nafsu makan berkurang dan menghancurkan sistem pencernaan dalam tubuh. Jika tidak terdeteksi dengan cepat akan mampu membunuh seseorang, walaupun tidak secara tiba-tiba, tapi akan menjadi kematian yang lambat dan menyakitkan.
Typhoid (Demam tifoid)
Typhoid adalah jenis penyakit demam akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh bakteri Salmonella enterica. Typhoid berbeda dengan tifus karena bakteri penyebabnya berbeda. Gejala penyakit typhoid ialah demam tinggi, denyut jantung melemah, sakit kepala, dan badan terasa lemas. Jika typhoid tidak cepat diobati akan berakibat fatal sehingga menyebabkan kematian karena dehidrasi dan keracunan dalam darah yang terjadi sangat cepat.
Well, itulah beberapa penyakit umum yang dapat berakibat fatal. So, jangan sampai disepelekan yafitness mania!

Yuk Cek Kesehatan Kamu Lewat Jari Tangan!

Yuk Cek Kesehatan Kamu Lewat Jari Tangan!
Kesehatan merupakan salah satu topik yang selalu diperhatikan oleh manusia. Untuk mengetahui apakah tubuh kita sehat atau tidak, bisa dilihat dari kondisi tubuh itu sendiri, yang paling simple adalah mengecek kondisi kesehatan lewat tangan sendiri. Yuk cek kondisi kesehatanmu dari jari-jari tanganmu sendiri!
1. Kuku pucat
Kuku yang pucat merupakan salah satu tanda kekurangan zat besi. Tambahkanlah sayuran yang berdaun hijau seperti bayam dan juga bijian ke dalam menu makanmu sehari-hari. Jangan lupa juga untuk konsumsi jeruk sesudah makan berat. Sebab vitamin C yang terkandung dalam jeruk dapat membantu penyerapan zat besi lebih optimal.
2. Jari manis lebih panjang dari jari telunjuk
Jika jari manismu lebih panjang dari jari telunjuk, maka kamu bisa saja berkemungkinan 2 kali lebih besar menderita osteorthritis. Turunkan resiko tersebut dengan rajin melakukan latihan yang membuat semua otot jarimu berkontraksi terhadap beban diluar seperti dumbell, hang man, atau memegang botol air.
3. Telapak tangan merah tak merata
Jika kondisi telapak tanganmu merah secara tak merata, berhati-hatilah, karena kondisi tersebut menunjukkan bahwa kondisi liver sedang tidak bekerja secara normal. Jika keadaan ini terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, segeralah periksa ke dokter.
4. Jari-jari bengkak
Jari-jarimu yang membengkak tanpa alasan tertentu dapat mengindikasikan bahwa thyroid tidak aktif. Hal tersebut bisa menyebabkan berat badan naik dan juga penimbunan cairan. Mintalah dokter untuk memeriksa darah untuk mengetahui fungsi thyroid dalam darahmu.