Thursday, 27 June 2013

Meninggikan Tubuh dengan Cepat dan Alami


Meninggikan Tubuh dengan Cepat dan Alami


Berjalanlah bak seorang model. Langkah yang lebar dan badan yang tegap membantu Anda mendapatkan postur tubuh ideal.

Manusia didesain memiliki tulang dan otot. Otot harus digerakkan bukan
didiamkan. Dapat dilatih dengan cara sederhana, yaitu melangkah.

Ternyata, berjalan kaki dapat memperbaiki postur tubuh, melangsingkan bahkan meninggikan tubuh.

Para ahli fisik menyarankan untuk berjalan sebanyak 500 langkah setiap hari untuk mendapatkan bentuk tubuh yang baik.

"Banyak orang jalan asal-asalan, hanya sekedar menyeretkan kaki. Mulai sekarang coba biasakan berjalan dengan langkah yang lebih lebar dari biasanya," ungkap Juli Triharto, seorang hypnotherapist yang ditemui
 Ghiboo (14/6).

Dengan melangkah yang lebih lebar, maka otot-otot pinggul, perut dan kaki akan tertarik. Sehingga, Anda dapat merasakan otot-otot tertarik selama berjalan.

"Peregangan otot tubuh juga dapat merangsang produksi hormon serotonin, yang membuat Anda menjadi lebih tenang dan mengontrol mood. Berjalan dengan perasaan bahagia bisa pula menstimulasi otak jadi lebih aktif dan kreatif," tambah Juli.

MASALAH RAMBU Smelly Hair Syndrome (SHS)


MASALAH RAMBU  Smelly Hair Syndrome (SHS)

Rambut atau kulit kepala yang bau bisa menjadi hal yang memalukan dan membuat Anda kehilangan percaya diri. Masalah ini disebut dengan Smelly Hair Syndrome (SHS). Apa yang menyebabkan SHS?
“Ada kelenjar sebaceous (kelenjar minyak) yamg melekat pada setiap folikel rambut dan menghasilkan minyak,” ungkap Glenn Lyons, konsultan trichology dan direktur klinis Philip Kingsley Trichological Clinic di London, seperti yang dilansir dailymail.co.uk.

Semakin rambut Anda berminyak, semakin rentan pula rambut terkena polusi lingkungan, seperti asap knalpot kendaraan, bau masakan, dan aroma kuat lainnya yang dapat menyebabkan bau.
“Jika Anda memiliki rambut yang kasar maka akan menyerap lebih banyak minyak. Tetapi orang berambut tipis juga bisa memiliki masalah yang sama jika ia menggunakan produk minyak rambut yang bisa menarik dan mengikat bau pada rambut,” sambung Glenn Lyons.
“Untuk menjaga kulit kepala terhindar dari SHS, ada beberapa hal yang harus dilakukan,” kata Dr. Sakshee Sareen, ahli bedah tranplantasi rambut di Sareen Hair Clinic, New Delhi, India.
Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah SHS menurut Dr. Sakshee Sareen :
• Cucilah rambut setiap hari untuk menjaga agar kulit kepala tetap bersih dan kering.
• Minum lebih banyak air putih.
• Kurangi minuman berkafein.
• Kurangi makanan terlalu pedas yang menyebabkan suhu tubuh meningkat dan memproduksi keringat pada kepala.
• Hindari mengonsumsi alkohol yang juga bisa meningkatkan suhu badan dan dapat mengeluarkan keringat.
• Hindari rasa cemas dan stres sebisa mungkin karena diketahui bisa menyebabkan keringat.
So fitness mania, berkeringat yang sehat seperti sehabis berolahraga atau bekerja tidak menjadi masalah asalkan Anda rajin menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala agar terhindar dari SHS.

Perkembangan Terkini Mengenai Kebotakan Pria


Perkembangan Terkini Mengenai Kebotakan Pria
"Rambutmu bak mayang terurai". Mungkin ini salah satu gombalan yang pria pernah katakan pada pasangan walaupun kita sebenarnya tidak tahu persis seperti apa mayang sebenarnya.
Mahkota bukan hanya milik para wanita. Alih-alih ingin menampilkannya menawan dengan memoleskan gel rambut, bisa-bisa justru menjadikannya tak perlu dipoles untuk selamanya karena telah mengilat dengan sendirinya (baca: botak).
Untuk mengobati ketakutan Anda akan hal ini, berikut kami sajikan cerita sekaligus fakta tentang kebotakan.
Rokok penyebab kebotakan? BENAR
Penelitian di Taiwan menunjukkan bahwa pria Asia dengan kebiasaan merokok dapat mempercepat kebotakan.
"Merokok dapat mengacaukan folikel rambut, mengurangi sirkulasi darah dan hormon di kulit kepala dan menstimulasi produksi estrogen, hormon yang memerangi pertumbuhan rambut baru," jelas peneliti Tony Hsiu-Hsi.
Hal yang juga patut khawatirkan adalah jangan sampai asap rokok yang mengebul justru membuat rambut Anda memutih karenanya.
Kebotakan adalah gambaran awal masalah kesehatan? BENAR
Dari penelitian yang diadakan oleh Harvard, diketahui bahwa pria dengan kondisi kepala yang botak pada bagian depan, memiliki kans 9 persen lebih banyak menderita gangguan jantung, sedangkan pria yang botak separuh memiliki risiko yang lebih tinggi, sekitar 36 persen.
Penyebabnya ada dalam fakta bahwa pria yang mengalami kebotakan memiliki lebih banyak hormon androgini. Dan ini adalah hal yang cukup memengaruhi peningkatan lemak di pembuluh darah.
Untuk setiap helai yang Anda cabut, akan tumbuh dua helai uban berikutnya? BENAR
Ini agaknya benar. "Pencabutan uban dapat menyebabkan sobeknya folikel rambut," demikian ungkapan Boersma. Rambut uban yang Anda cabut memungkinkan tumbuhnya dua helai rambut berikutnya.
Tak ada salahnya kok, percaya diri dan dengan rambut putih ala Hatta Rajasa atau Adnan Buyung Nasution. Bukankah dengan ini Anda menjadi semakin terlihat cerdas?
Memakan remah roti akan menghasilkan rambut yang tebal dan penuh? BENAR
Peneliti di Universitas Munster, Jerman, telah menemukan bahwa remah roti delapan kali lebih banyak mengandung antioksidan dibandingkan bagian lain dari roti yang utuh.
Dan antioksidan tersebut memang penting untuk aliran darah di kepala dan meningkatkan kadar melanin, hormon yang mampu membuat rambut Anda lebat, sehat, dan mudah diatur.
Stres menyebabkan timbulnya ketombe? BENAR
Jamur yang menyebabkan ketombe, selalu hadir di semua kulit kepala. "Tetapi ketombe akan muncul jika sistem imun tubuh Anda melemah," ujar Boersma.
Jamur akan semakin liar hingga mengakibatkan munculnya kotoran putih pada kulit kepala. Stres bisa menjadi salah satu alasan sistem imun melemah.
Garis keturunan ibu memengaruhi kebotakan? TIDAK BENAR
Faktor gen memang memengaruhi, namun jangan lantas menyalahkan ibu Anda jika memang demikian. Gen ini juga bisa disebabkan oleh garis keturunan ayah. Jangan panik dulu! Jika ayah Anda botak seperti Bruce Willis, bukan berarti bahwa Anda akan mengalami kebotakan dini.
Kebotakan yang disebabkan oleh keturunan untuk saat inI sudah cenderung berkurang, penyebab lain justru lebih mencuat. Setelah membaca ini, kami persilakan Anda untuk menyampaikan kabar gembira pada anak lelaki Anda.
Pria botak terlihat lebih jantan? TIDAK BENAR
Penyebab kebotakan sesungguhnya adalah karena keturunan, usia, dan hadirnya hormon testosteron. Penyebab yang terakhir ini memang akan menyebabkan kebotakan, namun hanya terjadi jika enzim testosteron berubah menjadi dihidrotestosteron.
Hormon ini justru memberhentikan peningkatan produksi rambut baru. Hubungannya masih di area atas tubuh Anda kok, bukan mengalir ke bagian bawah Anda.
Kebotakan adalah penanda kecerdasan? BENAR
Ada hubungannya kecerdasan dengan kebotakan. Ini berkaitan dengan protein yang mendorong perkembangan otak.
Semakin tinggi peningkatan protein, maka akan semakin besar kebotakan. Silakan berkaca dan ukur intelegensia diri, 'Sudah cukup cerdaskah saya?'
Berdiri dengan kepala di bawah akan menstimulasi pertumbuhan rambut? TIDAK BENAR
Di tahun 1980-an, pria disarankan untuk berdiri dengan kepala di bawah dengan tujuan memperbaiki sirkulasi darah, sehingga mampu memperbaiki pertumbuhan rambut.
Tetapi tidak ada bukti ilmiah yang cukup menunjukkan bahwa hal ini mempercepat sirkulasi darah ke kepala sehingga melancakan pertumbuhan rambut. Popularitas teori ini justru bersinkronisasi dengan jumlah penderita hernia. Ups!

Rahasia Para Pakar Kecantikan Saat Memanjangkan Rambut


Rahasia Para Pakar Kecantikan Saat Memanjangkan Rambut
Memanjangkan rambut bukanlah hal yang mudah. Sering kali keinginan memiliki rambut panjang yang tebal dan berkilau bak model dalam iklan shampo harus pupus akibat rambut rontok dan bercabang. 

Untuk mengatasinya, Cat Marnell, mantan editor kecantikan majalah ternama dan Mark Townsend, penata rambut selebritas internasional seperti Amy Adams dan January Jones, mengungkapkan rahasia mereka untuk mendapatkan rambut panjang yang sehat serta indah. Apa saja?

Jangan abaikan kulit kepala Anda
Anggapan yang mengatakan bahwa jangan menyikat rambut terlalu sering karena dapat membuat kulit kepala menjadi lebih berminyak, ternyata tak sepenuhnya benar. Kenyataannya, menyisir rambut hingga mengenai kulit kepala justru bisa melancarkan peredaran darah yang dapat merangsang pertumbuhan rambut. Kuncinya adalah, menggunakan sisir sikat yang berbahan dasar alami.

Berinvestasi pada suplemen
Menurut Towsend, tidak ada yang lebih baik dari memperkuat setiap helai rambut dengan suplemen harian. "Biotin merupakan suplemen yang baik untuk rambut dan kuku," ujarnya. Selain itu, vitamin B kompleks juga dipercaya bisa memperkuat rambut serta kuku.

Diet sehat
Jika Anda ingin melihat perubahan positif yang permanen dan signifikan terhadap kesehatan rambut, mulailah melakukan diet sehat. Namun hasilnya tidak dapat dirasakan secara instan. Butuh minimal dua bulan untuk melihat perubahan tersebut. Towsend menyarankan untuk mengonsumsi sayuran hijau seperti kangkung dan bayam yang mengandung vitamin A dan C yang berfungsi sebagai kondisioner serta dapat memberikan kilauan pada rambut.

Kurangi keramas, perbanyak kondisioner
Mencuci rambut setiap hari dapat membuat rambut menjadi kering dan menghilangkan kadar minyak alami rambut. Jika dibiarkan, hal ini bisa membuat rambut bercabang dan artinya, Anda harus kembali memotong rambut. Para ahli sepakat bahwa mencuci rambut cukup dilakukan selama dua kali dalam semingu. Jangan lupa memakai kondisioner dan pelembap rambut sesering mungkin.

Rambut berkilau
Anda bisa mencoba trik dari Liv Tyler untuk dapatkan rambut berkilau. "Sebelum saya selesai mandi, saya selalu membasahi kepala saya dengan air dingin yang dapat membuat rambut menjadi berkilau," ungkapnya. Hal yang sama juga dilakukan oleh editor kecantikan Cat Marnell. Menurutnya, air dingin dapat membuat kutikula rambut lebih rata dan sempurna sehingga cahaya dapat terpantul dengan baik. Namun berhati-hatilah dengan perawatan rambut “mengilat” ala salon. Perawatan tersebut mungkin dapat membuat kutikula lebih halus, tetapi juga berdampak mengeringkan kulit kepala.

Kurangi paparan panas pada rambut
Hindari menggunakan alat penataan rambut yang melibatkan panas seperti hair dryer, pengeriting rambut dan catok lebih dari dua kali dalam seminggu. Penggunaan alat-alat panas setiap hari dapat menyebabkan orang memiliki rambut panjang yang tidak sehat dan tampak kusam. Towsend menyarankan agar tidak menggunakan hair dryer terlalu dekat dengan rambut, minimal jaraknya 13 cm.

Tidur dengan bantal yang tepat
Agar rambut panjang tidak mudah rontok saat tidur, cobalah menggunakan bantal berbahan kain sutera atau satin. Menurut Marnell, bantal berbahan sutera dapat mengurangi gesekan pada rambut ketimbang bantal berbahan katun atau flanel. Di atas bahan licin, rambut cenderung meluncur dan tidak mudah tersangkut.

Pingsan 'Ditularkan' Dalam Keluarga?


Pingsan 'Ditularkan' Dalam Keluarga?

Anda mungkin pernah bertanya-tanya, kenapa orang lain begitu mudahnya mengalami pingsan, sementara Anda tidak pernah atau jarang mengalaminya.
Seorang ahli saraf, Dr. Sam Berkovic, menjelaskan bahwa pingsan lebih mungkin disebabkan oleh masalah genetik yang turun-temurun dalam sebuah keluarga.
Pingsan, atau disebut sinkop vasovagal, umumnya terjadi hanya sekali atau dua kali dalam hidup seseorang.
Tapi sebagian kecil masyarakat selalu mengalami pingsan berulang-ulang. Seperti pingsan saat melihat darah atau ketika terkejut/takut.
Dalam uji coba sampel DNA, ditemukan satu gen tertentu pada kromosom 15, yang disebut 15q26. Gen inilah yang dianggap bertanggung jawab terhadap kondisi tersebut meskipun diperlukan penelitian lebih dalam.
Tapi tenang, pingsan bukanlah masalah kesehatan yang serius kok.

Cara Masak yang Benar untuk si Darah Tinggi


Cara Masak yang Benar untuk si Darah Tinggi
Bagi penderita darah tinggi diharuskan untuk mengurangi konsumsi garam. Namun, makanan yang diolah tanpa garam mungkin kurang terasa nikmat.
Itu sebabnya, Ahli Gizi, Neelanjana Singh dari Heinz Nutri Life Clinic, Delhi  memberi tips cara membumbui masakan tanpa garam. Seperti dikutip dari Health Me Up, Jumat (19/4/2013).
"Pembatasan asupan garam merupakan anjuran umum dalam segala bentuk pengobatan untuk tekanan darah tinggi," kata Singh.
Singh berpendapat, penderita hipertensi yang terbiasa dengan garam pada masakannya mungkin sulit untuk mengurangi secara tiba-tiba. Tips berikut diharapkan bisa membantu lidah beradaptasi dengan makanan tanpa garam.
Singh menyarankan agar tidak terlalu lama memasak sayuran karena bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa.
"Jangan terlalu lama memasak sayuran. Maksimalnya rasa yang bisa dipertahankan ketika sayuran matang hanya sampai lembut dan renyah, tapi bukan lembut dan lembek. Terlalu lama memasak juga menghancurkan pigmen (warna) makanan dan membuatnya terlihat tidak menimbulkan selera. Warna makanan yang terawat membuatnya terlihat menarik."
Lebih lanjut ia mengatakan dibanding menambahkan garam pada sayuran saat memasak, lebih baik menambah sedikit gula. Itu membantu untuk menambah rasa sayuran.
Perendaman potongan sayuran dalam air pemutih juga harus dihindari karena menghilangkan banyak rasa dan nutrisi.
"Herbal dan rempah-rempah dalam kombinasi berbeda tidak hanya meningkatkan rasa makanan, tapi juga mengurangi kebutuhan untuk menambahkan garam," ujar Singh.
"Daun segar seperti mint, daun kari, ketumbar, dan peterseli, sangat membantu meningkatkan rasa. Begitu pula rempah-rempah, seperti kayu manis dan merica yang bantu meningkatkan rasa saat garam dikurangi," paparnya.
Menurut Singh, bubuk bawang putih adalah bahan yang sangat baik dalam hal tersebut. Cuka berasa, seperti cuka bawang putih atau cabai bantu mengimbangi kandungan garam rendah, bila diperlukan.
Cara lain untuk menambah rasa pada makanan adalah menambahkan minyak sehat.
"Bisa juga menambah rasa dan aroma pada makanan rendah garam dengan menggunakan minyak berasa. Minyak wijen dan minyak zaitun adalah contoh minyak yang harus digunakan bukan minyak kedelai yang tidak berasa," jelas Singh.
Dan untuk memaksimalkan rasa makanan tanpa menambahkan garam adalah dengan kombinasi yang tepat dari ramuan atau bumbu dengan makanan.
Misalnya, rasa mint akan cocok dengan kacang polong atau kedelai untuk melengkapi rasa sayuran berdaun hijau.

Kartini "Menjadi" Gerwani

Kartini "Menjadi" Gerwani

Proklamasi kemerdekaan segera diikuti merebaknya semangat anti-kolonialisme. Segala yang berbau kolonial dipersoalkan dan ditentang. 

Tapi tidak dengan Kartini. Anak emas kaum etisi kolonial ini tidak dihapus namanya, tapi diambil-alih sekaligus dikukuhkan peranannya dengan lebih jelas dalam sejarah Indonesia.

Tidak butuh waktu lama proses pengambil-alihan Kartini dari wacana kolonial ke wacana nasional. Pada Kongres Perempuan Nasional yang digelar 4 bulan setelah proklamasi, Kartini sudah "gentayangan" dalam pidato-pidato para peserta. April 1946, belum setahun umur Indonesia merdeka, perayaan Hari Kartini sudah digelar.

Sejak itu, narasi Kartini di masa pasca-kolonial tak bisa lagi dihentikan. Ketika itu narasi tentang Kartini hampir sama dengan yang direproduksi di masa kolonial. Kartini disebut sebagai pejuang hak pendidikan perempuan dan (tentu saja) emansipasi perempuan. Nyaris tidak ada yang baru.

Modifikasi terhadap narasi Kartini justru dilakukan oleh gerakan kiri di Indonesia. Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) dan Gerwis (Gerakan Wanita Sedar) bertanggungjawab atas pembubuhan elemen anti-feodalisme dan anti-kolonialisme ini. Dua organisasi yang berafiliasi dengan PKI (Partai Komunis Indonesia) gigih berkampanye mengenai Kartini sebagai perempuan yang bukan hanya memperjuangkan hak perempuan di bidang pendidikan, tapi juga pejuang anti-feodalisme dan anti-kolonialisme.

Gerwani perlu dicatat lebih khusus dalam pokok soal ini. Mereka bukan hanya menerbitkan sebuah majalah khusus perempuan kelas menengah yang dinamai Api Kartini, tapi bahkan mendaku dirinya sebagai penerus cita-cita Kartini.
 

Pada 1965, tahun-tahun yang disebut "ibu pertiwi sedang hamil tua" itu, DPP Gerwani melansir pernyataan di Harian Rakjat: "Gerwani sebagai penerus tjita-tjita dan jedjak perdjuangan Kartini dan Clara Zetkin jang dalam meningkatan diri menjesuaikan dengan proses kristalisasi politik dewasa ini, merupakan gerakan emansipasi jang menghimpun wanita Komunis dan progresif non Komunis…."

Di situ Kartini disejajarkan dengan Clara Zetkin, perempuan komunis dari Jerman yang menginisiasi Hari Perempuan Internasional. Lewat Zetkin inilah bisa dikatakan bahwa Hari Perempuan Internasional pada mulanya berakar pada gerakan sosialis, bukan gerakan feminis.
 

Saya pernah melihat sebuah foto di surat kabar De Waarheid (yang terbit di Amsterdam) edisi 12 Mei 1954 yang menggambarkan suasana kongres Women's International Democratic Federation (organisasi yang dibentuk di Paris pada 1945). Dalam foto itu terlihat Rie Lips-Odinot (seorang anggota parlemen Belanda dari Partai Komunis) berpidato tentang kunjungannya ke Indonesia. Di latar belakang Rie Lips yang sedang berdiri di podium, terlihat potret Kartini terpasang di sebelah kiri dan Clara Zetkin di kanan.

Pensejajaran Kartini dengan Zetkin inilah yang membuat nama Kartini mencuat ke dunia internasional --khususnya gerakan kiri-- dan tak lagi menjadi monopoli orang-orang moderat Belanda yang diwakili kaum etisi yang mengkampanyekan politik asosiasi (kerjasama antara bumiputera dan Belanda).

Tak heran jika ulasan tentang Kartini banyak dimuat di terbitan-terbitan organisasi berhaluan kiri. Surat kabar Het Vrije Volk, yang mengklaim sebagai suara kaum sosialis demokrat, pernah menurunkan potret Kartini yang di bawahnya tertulis kalimat: "revolutionnaire denkbelden" (ide-ide revolusioner).

Jika orang-orang kiri di Indonesia mencoba mengambil-alih narasi Kartini dari genggaman politik kolonial, maka orang-orang kiri di Belanda juga melakukannya. Proses itu berjalan paralel.

1964 menjadi puncak perayaan Kartini "resmi" menjadi orang kiri. Di tahun itulah, melalui Kepres RI No 108 Tahun 1964 yang dirilis pada 2 Mei 1964, Kartini sah menjadi pahlawan nasional.

Tampaknya Keppres itu sudah bocor sebelum secara resmi dirilis. Dua pekan sebelumnya, para perayaan Hari Kartini, Gerwani dan Gerwis merayakannya secara besar-besaran, termasuk di kedutaan-kedutaan Indonesia di negara-negara Eropa Timur. Edisi 25 April 1964 koran Harian Rakyat, yang redaksinya dipimpin oleh Njoto, memberitakan perayaan Hari Kartini di Moskow, Bukares, Praha dan Kuba.

Cara mudah Untuk memahami argumentasi Kartini sebagai simbol perempuan kiri adalah dengan menyimak buku "Panggil Aku Kartini Saja" yang ditulis dengan penuh semangat oleh Pramoedya Ananta Toer, orang yang menjadi master-mind Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat).
 

Lewat buku yang diterbitkan pada 1962 itu, dia mencoba meyakinkan pembacanya bahwa narasi Kartini yang disusun oleh Belanda itu terlalu menyederhanakan Kartini. Mula-mula Pram menggeledah operasi politik etis kolonial terhadap Kartini, sebagaimana dia membongkar kesengajaan pemerintah praktik membenamkan nama Tirto Adi Soerjo lewat buku "Sang Pemula" dan tetralogi Pulau Buru.
 

Bagi Pram, Kartini dan Tirto sama-sama korban politik kolonial. Jika Kartini disederhanakan oleh keluarga Abendanon, maka Tirto dibenamkan oleh Dr. Rinkes. Oleh Abendanon, urai Pram, Kartini hanya ditampilkan sebagai pribadi yang peduli dengan pendidikan, dan itu pun pendidikan dalam konteks politik etis kolonial yang mengedepankan gagasan politik asosiasi (kerjasama erat nan mesra antara rakyat terjajah dan penjajahnya).

Dengan menelusuri surat-surat dan dokumentasi yang bisa didapatkan tentang Kartini, Pram mencoba menunjukkan bagaimana Putri Jepara ini sudah memiliki benih-benih nasionalisme. Ditunjukkannya kutipan-kutipan yang menguraikan pendapat Kartini tentang kesetiakawanan yang melintasi ras, etnis dan agama. Tentu saja Pram tak lupa mengisahkan bagaimana Kartini melepaskan jatah beasiswa miliknya dan mengusulkan kepada Abendanon agar memberikannya pada seorang pemuda Minang yang cerdasnya tak ketulungan: Agus Salim.

Dengan agak tertatih-tatih, Pram menempatkan semuanya itu guna membangun argumentasi Kartini sebagai prototipe manusia Indonesia yang sudah memeram spirit anti-kolonialisme dalam pikirannya.

Selanjutnya, kali ini dengan argumentasi yang lebih meyakinkan, Pram menjlentrehkan pikiran-pikiran Kartini yang mengutarakan semangat anti-feodalisme. Pram mengutip ucapan Kartini: “Tiada yang lebih gila dan bodoh daripada melihat orang, yang membanggakan asal keturunannya itu.”

Dan itu tak cuma diucapkan. Ia mempraktekkannya langsung. Ia menolak dipanggil Raden Ajeng. Ia juga melarang adik-adiknya untuk menyembah dan membungkuk jika hendak berlalu di depannya, suatu aturan yang sebenarnya menjadi norma yang pantang dilanggar di rumah Kartini. Tapi toh ia lakukan juga. Kartini juga tegas mengatakan bahwa adat yang dihayatinya hanya kewajiban menghormat pada orang tua. Selain dari itu ia kritik habis.

Anti-kolonialisme dan anti-feodalisme adalah dua pokok wacana yang saat itu sedang ditonjolkan dalam diskursus politik di Indonesia, terutama oleh orang-orang kiri dan khususnya PKI. "7 setan desa dan 3 setan kota" adalah mereka-mereka yang dianggap merepresentasikan watak kolonial dan feodal.
 

Dengan jitu, Pramoedya menggunakan judul "Panggil Aku Kartini Saja". Judul itu sebenarnya diambil dari ucapan Kartini sendiri (lengkapnya: Panggil aku Kartini Saja -- itulah namaku). Melalui judul itu, Pram merangkum pandangan orang-orang kiri terhadap Kartini hanya dalam 4 kata saja.
 

Melalui parafrase itu, Kartini (di)hadir(kan) sebagai pribadi yang merdeka, mandiri, muncul sebagai subjek yang lolos dari pelbagai atribusi. Ya, panggil dia Kartini saja, tanpa embel-embel Raden Ajeng (saat masih gadis) atau Raden Ayu (saat sudah beristri) atau Nyonya/Mevrouw Djojoadiningrat (Bupati Rembang yang jadi suaminya), dan mungkin juga tanpa embel-embel pahlawan nasional.

Maka pada masa puncak kejayaan Demokrasi Terpimpin, Kartini pun berhasil "ke luar" dari dalam rumah, masuk ke area publik, dan menjadi orang yang dinarasikan sebagai manusia yang sangat sadar politik. Ini paralel dengan kondisi gerakan dan organisasi perempuan saat itu yang memang sangat melek politik.

Setelah pembantaian para jenderal di Lubang Buaya, gerakan perempuan mengalami titik balik. Seiring dengan dihancurkannya PKI dan Gerwani, baik secara politik maupun fisik, gerakan perempuan pun digelandang paksa untuk kembali mendekam di dalam rumah. Tidak ada lagi politik, yang ada hanya urusan domestik.

Apakah Kartini lantas dilenyapkan? Sama sekali tidak. Orde Baru ikut-ikutan mengambil-alih Kartini dan ikut memodifikasi narasi Kartini. Dalam narasi ini, Kartini "disempitkan" hanya menjadi ibu -- dan lebih spesifik lagi: ibu yang bersanggul dan berkebaya.

Sejak itulah, menyitir istilahnya Saskia Weiringa, seorang spesialis dalam sejarah perempuan Indonesia, Kartini tampil sebagai "kuntilanak wangi" (yang akan saya uraikan dalam artikel berikutnya).
guage:?!

Maka tak ada salahnya saya bilang: Kartini bukanlah pahlawan, dia manusia biasa saja. Mudah-mudahan ini adalah sikap paling adil yang bisa saya berikan padanya.